SIDOARJO, Deva-news.com
Pembangunan lanjutan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sedati terus dikebut demi mengejar tenggat waktu yang telah ditetapkan. Hingga 20 September 2026, progres fisik proyek ini menunjukkan tren positif dengan mencapai 25,471 persen. Angka tersebut berhasil melampaui target rencana awal sebesar 22,186 persen, atau mencatatkan surplus sebesar 3,285 persen.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) pembangunan RSUD Sedati, Ahmad Mukhlis, menegaskan seluruh pekerjaan fisik wajib rampung 100 persen pada Desember 2026. Oleh karena itu, capaian positif saat ini harus terus dipertahankan tanpa mengendurkan ritme kerja di lapangan.
"Prinsipnya lebih cepat lebih baik, karena bulan Desember progres pelaksanaan sudah harus mencapai 100 persen," tegas Mukhlis.
Dengan capaian saat ini, proyek tersebut masih menyisakan sekitar 74,529 persen pekerjaan fisik yang harus dituntaskan menjelang akhir tahun. Manajemen proyek pun dituntut menjaga konsistensi percepatan pembangunan di sisa waktu yang kian terbatas.
Senada dengan hal itu, Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana meminta pihak pelaksana untuk terus menggenjot pekerjaan di lapangan. Meski demikian, ia mengingatkan agar percepatan ini tidak sampai mengorbankan kualitas konstruksi dan aspek keamanan bangunan.
Proyek ini diproyeksikan mulai beroperasi penuh pada tahun 2027. Bupati Sidoarjo Subandi sebelumnya menyampaikan bahwa kehadiran rumah sakit baru di wilayah Sedati ini sangat krusial untuk mendekatkan dan meratakan pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat di wilayah Sedati, Gedangan, hingga Buduran.
Melalui target penyelesaian fisik pada Desember 2026, tahun 2027 akan menjadi momentum penting hadirnya fasilitas pelayanan kesehatan baru yang memadai bagi masyarakat di kawasan Sidoarjo Timur.

0 Komentar