Ticker

6/recent/ticker-posts

Jaga Stabilitas Harga Telur Ayam, Satgas Pangan Polres Pasuruan Sisir Pasar Tradisional


PASURUAN, Deva-news.com
Tim Satgas Pangan Polres Pasuruan mengintensifkan pengawasan harga telur ayam di Pasar Bangil. Guna memantau langsung pergerakan harga komoditas di pasar tradisional tersebut, Polres Pasuruan menggandeng Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Disperindag) serta Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan setempat.

Langkah taktis ini membuahkan hasil positif. Fluktuasi harga yang kerap dikhawatirkan konsumen terbukti tidak terjadi. Sebaliknya, grafik harga bahan pangan sumber protein tersebut berada di zona aman dan relatif stabil, didukung dengan ketersediaan barang yang melimpah.

Tim Satgas Pangan sekaligus Kanit Ekonomi Polres Pasuruan, Ipda Eko Hadi Saputro, menyatakan bahwa monitoring berkala ini sangat krusial. Langkah ini bertujuan untuk mendeteksi potensi gangguan distribusi maupun kelangkaan barang sejak dini.

"Kami turun ke lapangan bersama instansi terkait untuk mengecek harga sekaligus memastikan ketersediaan komoditas telur. Alhamdulillah, harga telur yang dijual oleh pedagang saat ini berkisar antara Rp22.500 hingga Rp23.000 per kilogram," ujar Ipda Eko saat ditemui pada Kamis (9/7/2026).

Perwira dengan satu balok emas di pundak tersebut juga memastikan mata rantai pasokan dari produsen hingga pedagang eceran berjalan tanpa hambatan. Volume barang yang masuk ke pasar dinilai lebih dari cukup untuk memenuhi permintaan harian warga.

"Kondisi stok di pasar sangat mencukupi. Hambatan atau kelangkaan pasokan dipastikan nihil, baik di tingkat peternak, pos pengepul, hingga konsumen akhir. Bahkan di beberapa titik pasar yang kami datangi, ketersediaan barangnya tergolong sangat melimpah," imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasatreskrim AKP Rizky Akbar Kurniadi, menjelaskan bahwa hasil monitoring menunjukkan stok bahan pokok tersedia aman. Mayoritas harga komoditas juga stabil dan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

"Kami tidak menemukan adanya fluktuasi harga yang ekstrem. Malah terdapat tren penurunan harga yang cukup signifikan pada komoditas telur ayam ras. Kondisi stabil ini merupakan hasil intervensi nyata dari Satgas Pangan sebagai acuan harga di wilayah Kabupaten Pasuruan," jelas AKP Rizky. (*)

Posting Komentar

0 Komentar