PASURUAN, Deva-news.com
Komunitas Seven Project sukses menggelar Podcast BISA (Bincang Santai Anak Desa) seri ketiga pada Kamis (2/7/2026) malam. Diskusi interaktif yang mengusung tema filosofis "Suket Teki Jadi PADI: Didikan Orang Tua Desa Cetak Anak Sukses" ini berlangsung mulai pukul 20.00 WIB di Cafe Kopirex, Randupitu, dan disiarkan secara live streaming melalui akun media sosial Sevenprojectrd7.
Podcast kali ini menghadirkan tiga narasumber kompeten dari latar belakang berbeda untuk mengupas tuntas formulasi pola asuh ideal di pedesaan. Para panelis tersebut adalah Fajrin (Mahasiswa Psikologi Universitas Negeri Malang), Gus Ilul (Pengasuh Pondok Pesantren Canga'an Bangil), serta Bunda Ningsih (Kepala Sekolah PAUD Anggrek).
Dipandu oleh Suudin selaku moderator, jalannya diskusi berfokus pada bagaimana pola asuh dan penguatan sektor pendidikan keluarga mampu membentuk karakter tangguh, sekaligus mengantarkan anak-anak desa meraih kesuksesan di masa depan.
Acara ini turut mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa setempat. Kepala Desa Randupitu, Mochammad Fuad, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi ruang edukasi yang sangat berharga bagi masyarakat, khususnya dalam memahami pentingnya peran aktif orang tua selama masa tumbuh kembang anak.
“Kegiatan ini menjadi ruang dialog yang dikemas santai, sekaligus mengajak masyarakat melihat betapa vitalnya peran orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak di era sekarang,” ujar Fuad.
Lebih lanjut, Fuad menyoroti bahwa tantangan mendidik anak zaman sekarang jauh lebih berat karena mereka tumbuh dan besar di era digital. Ia menaruh harapan besar agar lewat dukungan keluarga yang solid, lingkungan yang sehat, serta akses pendidikan yang baik, generasi muda Randupitu mampu bertransformasi menjadi motor penggerak pembangunan desa yang berdaya saing tinggi.
“Generasi sekarang adalah generasi gadget. Karena itu, orang tua wajib hadir sebagai pendamping dan teladan utama agar anak mampu memanfaatkan teknologi secara bijak tanpa kehilangan nilai akhlak, etika, dan semangat belajar. Kami percaya, Randupitu Bisa,” pungkas Fuad optimis. (*)

0 Komentar