Ticker

6/recent/ticker-posts

GledekanGankz Sukses Gelar Event Perdana dengan SOP Baru yang Lebih Aman


PASURUAN, Deva-news.com
Pasca insiden kecelakaan yang sempat menimpa salah satu peserta beberapa waktu lalu, kegiatan olahraga tradisional gledekan sempat dihentikan sementara. Namun, kondisi tersebut tidak mematahkan semangat Komunitas GledekanGankz untuk terus mewadahi hobi para pegiat Gledekan Bearing, khususnya di wilayah Pasuruan.

Melalui komitmen kuat dari para pengurus, Komunitas GledekanGankz langsung bergerak cepat melakukan evaluasi total. Langkah taktis ini diambil guna meningkatkan regulasi teknis dan Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan bagi seluruh pihak yang terlibat.

Hasilnya, GledekanGankz sukses menyelenggarakan event perdana mereka di Sirkuit Lapaloma, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan pada Minggu (26/7/2026). Keberhasilan event ini merupakan buah dari proses panjang. Sebelumnya, pengurus Komunitas GledekanGankz telah menggelar pertemuan intensif bersama Camat, Lurah, serta aparat kepolisian setempat.

Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan krusial mengenai penguatan regulasi keselamatan. Aturan baru ini mewajibkan seluruh peserta menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, mematuhi instruksi marshal, serta melarang keras tindakan manuver berbahaya di lintasan. Penerapan regulasi dan SOP ketat ini tidak hanya ditekankan kepada para pembalap, tetapi juga diberlakukan bagi para penonton yang memadati area sepanjang Sirkuit Lapaloma.

Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih Asrori, turut hadir langsung di sirkuit sejak pagi hari untuk memberikan dukungan. Beliau menyaksikan langsung bagaimana para pegiat gledekan bearing memacu adrenalin dan adu ketangkasan dalam mengendalikan kendaraan modifikasi tersebut.

"Saya sangat kagum melihat keahlian para peserta dalam mengendalikan gledekan masing-masing, terutama para peserta anak-anak," ujar Gus Shobih.

Meski demikian, Gus Shobih tetap mengimbau agar semua pihak selalu mengutamakan faktor keselamatan (safety) dengan mematuhi SOP yang ada demi meminimalisasi risiko cedera.

Di sisi lain, beliau juga mengapresiasi transformasi nilai budaya dari kendaraan tradisional ini. Gledekan yang dulunya berbahan kayu dan digunakan warga dataran tinggi untuk mengangkut rumput atau hasil panen, kini berhasil dilestarikan dengan cara yang kreatif.

"Lewat modifikasi ekstrem oleh Komunitas GledekanGankz, olahraga ini menjelma menjadi daya tarik wisata Prigen yang membanggakan Kabupaten Pasuruan," ungkapnya.

Lebih lanjut, Gus Shobih menyarankan agar sejarah perkembangan Gledekan Bearing (GledekanGankz) dibukukan. Langkah ini dinilai penting agar sejarahnya bisa dipublikasikan secara luas sebagai salah satu ikon wisata resmi di Kecamatan Prigen.

"Saya sangat bangga dan berharap kreativitas GledekanGankz ke depannya bisa semakin maju dan berkembang," pungkasnya. (*)

Posting Komentar

0 Komentar