PASURUAN, Deva-news.com
Gelaran lomba catur bertajuk Pasuruan Chess Tournament Challenge sukses menyedot antusiasme luar biasa dari para pecatur berbagai daerah. Turnamen yang memperebutkan trofi serta uang pembinaan dari Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan ini berlangsung meriah pada Minggu (17/05/2026).
Kompetisi adu strategi ini dipusatkan di halaman parkir timur Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan. Turnamen ini sekaligus mengukir sejarah baru, karena untuk pertama kalinya DPRD Kabupaten Pasuruan menggelar ajang catur berskala nasional.
Direktur Turnamen, Henry "Ki Demang", menjelaskan bahwa Kabupaten Pasuruan. Memiliki rekam jejak yang kuat dalam dunia catur.
"Pada tahun 2023 lalu, kami dari Kuda Perkasa Chess Club bekerja sama dengan Pemkab Pasuruan sukses menggelar turnamen dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1093. Faktanya, sejak 2019 sebelum pandemi Covid-19, Kabupaten Pasuruan telah menjadi daerah rujukan bagi para atlet maupun pencinta catur dari berbagai kota di Indonesia," ujar Ki Demang.
Dirinya menambahakan, melihat potensi tersebut, Kuda Perkasa Chess Club berkomitmen menggelar event catur secara aktif dan berkelanjutan.
"Pada gelaran kali ini, total ada 250 peserta yang berpartisipasi. Kompetisi didominasi oleh pecatur yang telah menyandang gelar resmi, mulai dari Master Percasi (MP), Master Fide (MF), hingga belasan Master Nasional (MN)," tambahnya.
Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Jawa Timur, melainkan juga dari luar pulau dan provinsi lain. Di antaranya dari Jakarta, DI Yogyakarta, Grobogan, Bandung, Bekasi, Nusa Tenggara Barat (NTB), hingga Tarakan (Kalimantan).
Lebih lanjut, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, mengaku kagum dan tidak menyangka ajang perdana ini mendapat sambutan yang begitu hangat dari para master catur nasional.
"Kami sangat terkejut dengan antusiasme yang luar biasa ini. Padahal, persiapan yang kami lakukan tergolong singkat, hanya sekitar tiga minggu. Namun, peserta yang mendaftar dan bertanding sangat banyak," ungkap Samsul.
Ke depan, Samsul menegaskan akan berkoordinasi dengan Bupati Pasuruan agar turnamen catur ini dapat dimasukkan ke dalam agenda rutin tahunan setiap memperingati Hari Jadi Kabupaten Pasuruan.
Langkah ini diharapkan menjadi pelecut semangat bagi atlet catur lokal Kabupaten Pasuruan untuk terus belajar dan menambah jam terbang. Targetnya, Pasuruan mampu mencetak atlet andal bergelar master, mengikuti jejak daerah tetangga. Sebagaimana Probolinggo yang memiliki Internasional Master (IM) Mohamad Ervan, atau Sidoarjo yang diperkuat oleh pecatur berbakat, Ditto.
Turnamen yang memperebutkan total uang pembinaan sebesar Rp20 juta ini menghasilkan beberapa nama juara, diantaranya:
Kategori Senior Open:
- Juara 1: Karunia Bagus Trilaksa (Atlet Porprov Kabupaten Sidoarjo)
- Juara 2: AS Thirof (Atlet Porprov Kota Kediri)
- Juara 3: Khairul Anam (Atlet PON Jatim asal Kabupaten Probolinggo)
Kategori Junior Open:
- Juara 1: Ifan Rasyid A.M. (Chess Club BHCC Jakarta Pusat)
- Juara 2: Salmansyah (Atlet Porprov Kabupaten Sampang, Madura)
- Juara 3: Fitsal Aswa (Atlet Porprov Kabupaten Sidoarjo).

0 Komentar