SIDOARJO, Deva-news.com
Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, secara resmi meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Prasung, Kecamatan Buduran, Kamis (16/4). Fasilitas ini hadir sebagai solusi terintegrasi untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus menggerakkan roda ekonomi di tingkat desa.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati yang akrab disapa Mak Mimik ini menegaskan bahwa kebersihan dan kepatuhan terhadap Standard Operating Procedure (SOP) adalah harga mati. Ia mewajibkan seluruh petugas untuk disiplin dalam menggunakan APD seperti masker dan sarung tangan guna menjamin higienitas setiap hidangan.
"Kebersihan harus dijaga ketat karena ini menyangkut kesehatan anak-anak kita. Saya minta masyarakat juga aktif mengawasi agar standar pelayanan tetap terjaga dengan baik," tegas Mak Mimik.
Selain fokus pada kesehatan, Mak Mimik berharap SPPG Desa Prasung menjadi katalisator ekonomi bagi warga sekitar. Dapur layanan ini tidak hanya membuka lapangan kerja bagi 50 tenaga kerja lokal, tetapi juga menjalin sinergi strategis dengan pelaku UMKM dan Koperasi Desa Merah Putih.
"Bahan pangan seperti ikan, tempe, hingga tahu sebisa mungkin dipasok dari desa sendiri. Dengan begitu, ekonomi lokal ikut berputar," tambahnya.
Setelah melakukan peninjauan langsung, Mak Mimik menyatakan fasilitas SPPG Desa Prasung sangat layak beroperasi. Mulai dari ketersediaan ruang penyimpanan dingin (cold storage) hingga Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), semuanya telah memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan.
Kepala SPPG Desa Prasung, Andri Febriansyah, menjelaskan bahwa dapur ini diproyeksikan melayani 3.000 penerima manfaat, mulai dari siswa di delapan sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita dalam radius 6 kilometer.
"Proses produksi dilakukan sangat terjadwal. Persiapan dimulai pukul 17.00 WIB, pengolahan makanan pada tengah malam, pemorsian pukul 02.00 dini hari, dan distribusi dilakukan tepat pukul 07.00 pagi agar makanan sampai dalam kondisi segar," jelas Andri.
Menutup rangkaian acara, Mak Mimik optimis bahwa dengan dukungan kolaboratif antara pemerintah desa, koperasi, dan masyarakat, program SPPG ini akan memberikan dampak nyata yang berkelanjutan. Tidak hanya mencetak generasi yang lebih sehat dan bebas stunting, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat Sidoarjo secara menyeluruh. (*)

0 Komentar