PASURUAN, Deva-news.com
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bangil berkomitmen penuh menjaga kesehatan lingkungan blok hunian dari ancaman penyakit menular. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan pemeriksaan kesehatan Mobile VCT (Voluntary Counseling and Testing) massal bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang berlangsung di Aula Utama Rutan Bangil pada Jumat (6/11/2026).
Kegiatan skrining kesehatan ini terselenggara berkat kerja sama solid antara Rutan Bangil dengan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pasuruan. Aksi ini juga memperkuat sinergi dengan melibatkan langsung tim tenaga kesehatan dari 10 Puskesmas yang tersebar di wilayah Kabupaten Pasuruan.
Jalannya pemeriksaan dipimpin langsung oleh Kasubsi Pelayanan Tahanan, Robi Setiawan Tridesia. Guna memastikan alur pemeriksaan berjalan tertib dan aman, Robi didukung oleh tiga staf Pelayanan Tahanan, tiga peserta magang, dua perwakilan Dinas Kesehatan, serta puluhan tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat.
Setidaknya, ada sebanyak 306 warga binaan di Rutan Bangil yang menjadi sasaran utama dalam pemeriksaan kesehatan berkala ini.
Secara khusus, program pemeriksaan Mobile VCT ini difokuskan sebagai langkah proaktif deteksi dini sekaligus memutus rantai penyebaran penyakit menular seksual, utamanya epidemi HIV/AIDS di dalam lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Rutan Kelas IIB Bangil, Yanuar Rinaldi, menegaskan bahwa pemeriksaan rutin ini adalah instrumen krusial untuk memastikan bahwa kondisi kesehatan warga binaan tetap terpantau dengan standar yang baik selama masa pembinaan.
“Kami terus bergerak konsisten dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi seluruh warga binaan tanpa terkecuali. Melalui kolaborasi erat bersama Dinas Kesehatan serta 10 Puskesmas se-Kabupaten Pasuruan ini, kami berharap deteksi dini penyakit menular seperti HIV/AIDS dapat berjalan maksimal sehingga derajat kesehatan warga binaan tetap terjaga dengan aman,” ungkap Yanuar.
Lewat pelaksanaan Mobile VCT terpadu ini, manajemen Rutan Bangil berharap dapat terus memupuk kesadaran personal warga binaan mengenai pentingnya arti deteksi dini, mitigasi penyebaran penyakit, serta konsistensi dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) selama berada di dalam lapas.

0 Komentar