PASURUAN, Deva-news.com
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bangil berkomitmen penuh dalam memberantas peredaran gelap narkotika dan barang-barang terlarang di dalam lingkungan hunian. Hal ini dibuktikan melalui gelaran razia gabungan bersama jajaran TNI, Polri, serta Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Pasuruan.
Selain melakukan penggeledahan ketat di berbagai blok hunian untuk mengantisipasi masuknya narkoba, handphone (HP), dan benda terlarang lainnya. Selain itu, kegiatan ini juga dirangkai dengan pelaksanaan tes urine secara mendadak.
Tes urine tersebut menyasar 20 orang warga binaan serta 10 orang petugas Rutan. Hasilnya, seluruh sampel yang diperiksa dinyatakan negatif dari zat narkotika.
Kepala Rutan (Karutan) Bangil, Yanuar Renaldi, menegaskan bahwa kegiatan preventif seperti ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan instansinya demi menjaga stabilitas keamanan dan memastikan lingkungan internal Rutan Bangil benar-benar bersih.
Di tempat yang sam, apresiasi tinggi juga datang dari Kepala BNN Kabupaten Pasuruan, Masduki. Pihaknya menyampaikan terima kasih atas keterbukaan serta kerja sama yang ditunjukkan oleh seluruh warga binaan dan petugas selama proses pemeriksaan berlangsung.
"Kami berterima kasih dan mengapresiasi warga binaan serta para petugas. Hasilnya alhamdulillah semua dinyatakan negatif. Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa narkotika tidak masuk ke dalam rutan," ujar Masduki.
Masduki menekankan bahwa upaya pemberantasan narkoba di lingkungan rutan memerlukan sinergi yang kuat dari berbagai lini, tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak saja.
"Kegiatan seperti ini harus didukung bukan hanya oleh kami dari BNN, tetapi termasuk juga TNI, Polri, dan peran aktif masyarakat luas. Kita semua harus mendukung bahwa narkotika itu tidak boleh masuk ke rutan bangil," tutupnya.
Mudah-mudahan kegiatan ini tetap dipertahankan dan terus menjaga agar Rutan Bangil selalu "Bersinar" Bersih dari Narkoba.

0 Komentar