PASURUAN, Deva-news.com
Jalannya roda pemerintahan di tingkat bawah terus dioptimalkan. Tim Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa Randupitu tahun 2026 telah resmi menyelesaikan seluruh rangkaian ujian seleksi bagi para calon perangkat desa untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala Dusun (Kasun) Desa Randupitu.
Berdasarkan hasil akumulasi penilaian ujian kitab suci hingga ujian tulis, Azizul Ahmad secara resmi dinyatakan lolos dengan nilai terbaik dan berhak mengemban amanah sebagai Kasun Randupitu yang baru. Prosesi pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan pun digelar dengan khidmat di kantor pendopo desa setempat.
Dalam sambutannya, Camat Gempol, Hadi Mulyono, menyampaikan ucapan selamat sekaligus memberikan arahan penting bagi perangkat desa yang baru dilantik.
"Menjadi perangkat desa di era sekarang menuntut kesiapan mental dan adaptasi yang cepat. Saya berharap, saudara yang baru dilantik bisa segera membaur dengan lingkungan kerja yang baru dan mampu menjaga amanah masyarakat dengan baik," ujar Hadi Mulyono.
Ia menegaskan bahwa, status sebagai pelayan masyarakat menuntut adanya dedikasi yang tinggi dan transparansi dalam bekerja. Perangkat desa dituntut harus aktif turun ke lapangan guna mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan warga.
"Jabatan ini adalah amanah, bukan fasilitas. Segera pelajari tugas pokok dan fungsi Anda, jalin komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat, serta dukung penuh program-program pembangunan desa," tegasnya.
Di tempat yang sama, Kepala Desa Randupitu, Mochammad Fuad, turut memberikan penegasan kepada perangkat barunya agar mengimbangi ritme kerja Pemerintah Desa Randupitu yang saat ini fokus pada transparansi serta percepatan pelayanan publik.
Mochammad Fuad menekankan pentingnya kerja tim yang solid di internal perangkat desa demi mewujudkan kemajuan pembangunan, kesejahteraan masyarakat, dan pengelolaan desa yang bersih.
Acara pengambilan sumpah dan pelantikan ini ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari jajaran Forkopimcam Gempol, perangkat desa, kelembagaan desa, serta tokoh masyarakat setempat yang hadir menyaksikan momentum sakral tersebut.

0 Komentar