PASURUAN, Deva-news.com
Warga Dusun Karangrejo, Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, digemparkan oleh peristiwa kebakaran hebat yang menghanguskan satu rumah warga pada Senin (7/9/2026) malam.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.30 WIB tersebut menimpa kediaman Kasori (67). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun bangunan rumah korban mengalami kerusakan berat.
Menurut informasi yang dihimpun, petaka ini diduga kuat dipicu oleh penggunaan obat nyamuk bakar. Kobaran api dengan cepat membesar, lalu melalap area kamar tidur dan dapur milik korban. Akibatnya, kerugian material sementara ditaksir mencapai Rp25 juta.
"Berdasarkan keterangan dari pemilik rumah, sumber api diduga berasal dari obat nyamuk bakar," ungkap Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kecamatan Gempol, Hadi Suar.
Hadi menjelaskan, si jago merah akhirnya berhasil dijinakkan setelah satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Pemkab Pasuruan diterjunkan ke lokasi. Proses pemadaman berlangsung dinamis berkat kerja sama petugas damkar, relawan, dan warga sekitar.
"Begitu api berhasil dipadamkan, kami bersama unsur terkait langsung melakukan kaji cepat di lokasi. Langkah ini untuk memastikan kondisi rumah serta keselamatan warga yang terdampak," tambah Hadi.
Pasca kejadian, kondisi korban kini sangat memprihatinkan karena kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Hadi menyebutkan bahwa saat ini Kasori sangat membutuhkan uluran tangan untuk memenuhi kebutuhan dasar.
"Kami berharap ada perhatian dan bantuan cepat dari pihak-pihak terkait. Untuk saat ini, kebutuhan yang paling mendesak adalah terpal untuk berlindung, kasur, pakaian layak pakai, serta sembako," harapnya.
Menutup keterangannya, pria asal Sumatera Barat ini memberikan peringatan keras kepada masyarakat luas agar tidak meremehkan potensi bahaya dari sumber api sekecil apa pun di dalam rumah, termasuk obat nyamuk bakar.
"Kami mengimbau masyarakat untuk jauh lebih berhati-hati. Jangan meletakkan obat nyamuk bakar sembarangan atau meninggalkannya begitu saja dalam kondisi masih menyala. Sumber api sekecil apa pun bisa memicu bencana besar jika kita lengah," pungkas Hadi.

0 Komentar